Sunday, June 26, 2016

Igauan

Teruntuk Seseorang di Sampingmu.

Ada binar penuh cinta di matanya.
Cahaya yang hadir setiap ia melukis bayangmu di kepalanya.
Sesuatu yang hanya tuhan yang tahu, betapa aku mendambanya.
Bukan, bukan hanya binar matanya tapi hatinya.

Ada pijaran kebahagiaan, terlukis di bibirnya.
Ada cerita indah yang terus dinyanyikannya.

Ada ruang tak bernama yang dikosongkannya.
Semua hanya untuk satu nama.

Tak apa kalau itu bukan aku.
Toh, usahaku tak ada apa-apanya dibanding kamu.
Tak apa kalau hanya hatiku yang riuh setiap kami bertemu.
Tak masalah jika hanya hatiku yang terasa diiris sembilu saat keadaan kami pilu.

Tak perlu ada air mata.
Apa lagi ocehan untuk mulai berdrama.
Tak usah juga memaki apa yang telah dituliskan semesta.
Toh nirwana pun tahu, kami sudah bersumpah untuk belajar dewasa.

Lagi pula, jika aku mampu memutar waktu pun.
Aku akan tetap menjadikan dia pilihan.

Iya, dia yang sedang di sampingmu. Yang sedang menggenggam erat tanganmu. Yang telapak tangannya pernah menghangatkan tangan mengigilku.

Dari aku.

27 Juni 2016
 

Falinov Random Story Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review